Ajak anak jalan-jalan pakai Traveloka Xperience!

Semenjak punya anak, setiap ada hari libur atau weekend yang ada dipikiran saya hanya.. mau ajak anak main kemana ya kali ini? Dikarenakan saya sibuk bekerja setiap hari nya, maka hari libur atau weekend adalah waktu yang pas untuk bermain dengan keluarga.

Saya adalah tipe ibu yang well prepared jadi kalau pergi kemana pun, termasuk pergi ke mall saja harus direncanakan dulu.. kegiatan apa nih yang mau kita lakukan? Seperti mau makan dimana, main dimana.. bagi saya merencanakan sesuatu membuat hal jauh lebih mudah. Seperti weekend kemarin saya mengajak anak saya untuk main ke Jakarta Aquarium. Tempat ini sudah menjadi salah satu bucket list kami. Pas banget bulan September lalu Traveloka mengadakan Epic Sale. Tidak hanya hotel dan tiket pesawat yang diskonnya Epic, tapi Xperience nya juga ikut Epic Sale. Sebelum saya bercerita lebih lanjut tentang Jakarta Aquarium, saya mau menjelaskan tentang Traveloka Xperience.

Traveloka Xperience adalah fitur yang sangat menarik dan memudahkan saya untuk merencanakan sesuatu. Jadi, apa sih sebenarnya Traveloka Xperience itu?




Nah sebelum ada Epic Sale ini saya emang udah ketagihan banget sama fitur Traveloka Xperience, soalnya ada 12 kategori yang bisa kita gunakan. Mulai dari atraksi, beauty & spa, playgrounds, entertainment, events, tour, movies, sports, transports, travel essentials, food & drink, classes & workshop. 

Saking kecanduannya sama fitur ini.. untuk potong rambut anak saya saja, bookingnya melalu Traveloka Xperience. Selain harga nya lebih murah karena promonya banyak, mudah banget cara penggunaannya. Apalagi jaman sekarang sebagai seorang ibu millenial..  efektif dan mudah adalah hal yang kami sukai, ya kan? hehe. Kalau ada yang mudah kenapa harus dibuat susah? Di Traveloka Xperience ini booking apapun sangat mudah dan saya pun bisa langsung cek harga tempat atau aktivitas yang saya mau lakukan.

Selain yang saya sebutkan diatas. Ada beberapa hal lain untuk menjadi alasan mengapa harus menggunakan Traveloka Xperience:


Dan semua kemudahan diatas sudah saya rasakan sendiri ketika #XperienceSeru berkunjung ke Jakarta Aquarium. Berdasarkan pengalaman saya jika kita berkunjung ke tempat wisata pada saat weekend, tempat membeli tiket akan penuh dengan antrian pengunjung.. bahkan kadang tiket sudah habis ditempat dan harga tiket pada saat weekend beda dengan hari biasanya. Untuk memastikan semuanya, saya membeli tiket Jakarta Aquarium jauh-jauh hari (pada saat Epic Sale) dengan harga Rp. 45,000 saja untuk tiket premium. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan jika saya harus membeli langsung ditempat dengan harga Rp. 200,000 untuk tiket weekend premium access.

Untuk pembayarannya pun banyak pilihannya; bisa lewat transfer antar bank, kartu kredit, dan juga paylater. Selain itu, proses redeemnya sendiri sangat mudah, hanya tinggal scan QR barcode di pintu masuk tanpa harus menukarkan tiket terlebih dahulu.


Sesampainya di Jakarta Aquarium, ternyata sudah banyak sign yang menunjukkan pintu masuk khusus pelanggan Traveloka Xperience; mulai dari standing banner cara penukarannya dan sign jalur khusus pelanggan Traveloka. Wah saya merasa dimudahkan banget. Gak kebayang kalau misalkan harus antri beli atau tukar tiket dulu anak saya pasti sudah cranky sambil menunggu.

Sesuai dengan syarat & ketentuan yang ada di aplikasi Traveloka kami mendapatkan lounge premium yang sudah disediakan minuman, voucher untuk penukaran foto dan juga tote bag. Berikut #XperienceSeru kami pada saat berkunjung ke Jakarta Aquarium kemarin..

"Wooooww fishhh..."


Semangat sekali melihat beragam ikan di Aquarium
Nah seru dan mudahkan? Buat kalian yang mau nyobain #XperienceSeru lainnya, berikut saya kasitau cara mudah untuk beli aktivitas di Traveloka Xperience:

1. Buka aplikasi Traveloka kalian kemudian pilih Xperience
2. Pastikan kategori apa yang akan kalian pilih. Untuk Jakarta Aquarium pilih kategori Attractions.
3. Selesai kan pembayaran, kemudian tiket akan muncul langsung di aplikasi Traveloka. Untuk redeemnya tinggal scan QR barcodenya deh.

Jadi mau cobain #XperienceSeru apa nih pakai Traveloka Xperience?

Pergi Umroh Bersama Toddler (Pt. 2)

Pernah denger gak kata-kata "Allah bukan memanggil orang yang mampu, melainkan memampukan orang yang dipanggil." Oleh karena itu mintalah untuk segera dipanggil beribadah ke Tanah Suci :)

Adem banget ya dengernya.

Persoalan Ibadah ini seharusnya menjadi hal yang mudah, tapi berbeda dengan di Indonesia, karena begitu semaraknya berita "Travel Umroh menipu Para Jamaah sejumlah xxx". Oleh karena itu sebagai orang awam yang tidak mengenal situasi di Tanah Arab sana, kita harus memilih  Travel yang terpercaya, aman dan nyaman. Kenapa harus terpercaya? Karena bisa aja udah dijanjiin pergi Umroh tanggal A, eh diundur jadi tanggal B karena ternyata Visa nya gak jadi, akhirnya batal. Kok harus Aman juga? Yaiyalah udah berangkat jauh-jauh ninggalin keluarga, eh taunya travel nya gak ada ijin, disana ditelantarkan. Kok nyaman sih? Nah nyaman ini dalam artian hotelnya jelas, pesawatnya jelas, akomodasinya juga sudah pasti ada.

Passport Holdernya bagus :D

Umroh bawa toddler pengennya nyaman, hotelnya enak, makanannya cocok.. Alhamdulillah, selama 9 hari ibadah kemarin kami menggunakan @nurmi_tour Travel yang sangat amanah. Bikin nyaman, bikin betah haha. 3x Umroh udah pasti pake travel ini. Walaupun sudah 3x pergi Umroh, semua perjalanannya terasa spesial, tapi yang paling spesial kali ini perginya bertiga bareng anak dan suami, Alhamdulillah.

Hari Ke-1
Kami terbang menggunakan pesawat Saudi Airlines pada pukul 17:00 WIB, sebelumnya ada acara manasik di Umroh Lounge bandara pukul 10:00 WIB. Pagi hari itu udah ribet banget ya, soalnya koper yang belum selesai di packing udah diangkut suami ke bandara. Ampuun! Belum lagi ngurus toddler yang udah bisa lari kesana-sini. Tapi Alhamdulillah, perjalanan sampai ke bandara lancar.

Tips 1: Info ke pihak travel untuk request seat pesawat. Dari awal keberangkatan aku udah request mau duduk di seat yang depan, biar bisa minta bassinet (tempat tidur bayi di pesawat). Selain itu space kakinya juga lega jadi si anak bisa jalan kesana kemari. Dekat ke tempat pramugari dan kamar mandi, jadi gak susah kalau harus bolak balik minta ini itu.

Nah ini space kakinya lega kan, sampe si bayi bisa merangkak haha

Tidur di Bassinet :)
By the way untuk stroller, karena punya ku ukuran cabin jadi tidak dimasukkan ke bagasi ya. Dari proses masuk imigrasi sampai ke ruang tunggu, kami menggunakan stroller. Cuma pas sampai gate pesawat, disuruh titipin ke pramugarinya. Yo wes nurut aja, jangan lupa minta label airlines nya juga ya..

Segala hal sudah dipersiapkan begitupun mental dan waktunya boarding pun tiba.. Perjalanan Jakarta - Madinah kira-kira 9hrs++, Bismillahirahmanirrahim. Tips 2: Oiyah ini juga penting kalau bawa anak, cek ke travel apakah penerbangannya landing di Madinah/ Jeddah. Soalnya lumayan ngurangin waktu perjalanan :). Kalau landing Jeddah, jarak dari JED ke MAD itu 5 jam lewat darat...

Apa aja yang harus dibawa ditas cabin untuk toddler? Ini versiku ya:
- 2 baju ganti (1 baju tidur, 1 lagi baju bebas *aku bawa celana chino + baju koko)
- Jaket
- 5 diapers (terlalu prepare *haha)
- Travel Amenities (Minyak Telon, Sabun, Cologne, dsb)
- Feeding Set (Botol susu, Botol minum dll)
- Snacks, Susu UHT
- Travel Blanket
- Travel Pillow
- Mainan (Ipad, buku bacaan, boneka)

Di cabin aku bawa 1 diaper bag, sama 1 koper cabin


Jadi kira-kira kegiatan apa aja yang bisa dilakukan toddler dipesawat? 
Tips 3: Setelah boarding hal yang dilakukan adalah ganti baju si bayi dengan baju tidur yang nyaman.. siapin peralatan tidurnya kalau Arkeenan ada selimut khusus + bonekanya haha. Mulai deh siap2in susu nya, snacknya, ipad dll.

Masuk pesawat langsung ngemil. Kebetulan dapat 1 kursi kosong :D
Beberapa jam pertama aman banget, karena cuma ngemil sama nonton TV, puas-puasin dulu pake fasilitas yang ada di pesawat. Kemudian mulai bosen, lari-larian dipesawat, manjat-manjat bangku.. ya ampuun. Kalau suasana sudah tidak kondusif, mulai keluarkan ipad untuk main game. Lumayan ngebantu :)

Ada selimut, boneka, travel pillow, pacifier, jaket, dan Ipad :)



Bangun tidur, mulai aktif minta jalan-jalan

Mulai ngerengek minta gendong papa keliling lorong :)








Nangis gak selama perjalanan? Alhamdulillah gak nangis sama sekali. Pinter banget, dari awal udah afirmasi positif kalau Arkeenan anteng, nyaman, dan tenang. Untuk makanan gimana? Biasanya kalau infant (sebutan dipesawat untuk dibawah 2 tahun) dikasih instant meal merk Heinz 2 buah. Selain itu aku juga tawarin makananku yang kira-kira aman dimakan (contoh: omelette/ roti).

Ganti diapers nya ribet gak? haha nah ini salah satu yang bikin aku was-was. Alhamdulillah lancar, meskipun kita bertiga sempit-sempitan di toilet, lucu kalau dinget-inget. Tapi aman kok, inget tips dari blogpost ku sebelumnya, harus kompak!

Setelah perjalanan panjang yang diisi dengan makan, nonton, main sama si bayi, tidur.. kami pun tiba di Madinah :) Oiyah sebelum landing jangan lupa baju tidurnya diganti dulu ya..

Welcome to Prince Abdul Aziz Airport, Madinah


Pergi Umroh Bersama Toddler (Pt. 1)


Sebagai seorang nenek yang pengen banget ajak cucu nya pergi Umroh, mama ku dengan yakin nya bilang, "Umroh yuk pake @nurmi_tour, ajak Arkeenan ya.. (si bayi yang usianya sudah 13 bulan). Umurnya sudah pas, passport juga sudah punya. Nunggu apalagi?"

Aku ini salah satu tipe ibu-ibu yang banyak pertimbangan, cukup disiplin dalam hal urusan anak. Kalau kata mama ku sih ibu-ibu rese hahaha. Contohnya: gak akan pergi naik pesawat kalau gak penting-penting amat, makanan anak benar-benar diperhatikan (gak asal makanan/ minuman yang masuk, banyak larangannya ups), mudik ke Jawa naik mobil aja syaratnya ribet banget biar jadi, haha maaf ya.

Maka dari itu ketika mamaku mengajak pergi Umroh, cukup banyak pertimbanganku, kalau sendiri sih langsung aku Iyain. Yang menjadi pertimbangan diantaranya adalah penerbangan jarak jauh, cocok atau tidak makanannya (apalagi kalau lagi travelling biasanya Arkeenan agak susah makan), dan repot gak ya disana. Tapi akhirnya jadiin aja yuk, perginya pun bertiga dengan suami. Bismillah dulu aja deh, yakin pasti dipermudah :)

Jadi hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan bersama Toddler?
Untuk dokumen:

- Passport. Ini wajib ya walaupun usia bayi atau pun toddler seperti Arkeenan (13m), passport tetap dibutuhkan. Cara pembuatannya bisa di googling sendiri ya. Kebetulan passport sudah kami buatkan dari usia 3 bulan. Atau jika belum punya, bisa hubungi pihak travel untuk dibantu pembuatannya.

Passportku dan si bayi
- Biometric. Nah ini persyaratan baru dari kedutaan Arab Saudi, apabila bagi WNI yang mau melaksanakan Umroh diwajibkan untuk melakukan Biometric atau Perekaman sidik jarik. Terus untuk bayi/ toddler bagaimana? Tidak wajib apabila usianya dibawah 6 tahun. Orang tuanya hanya perlu membawa passport anak, dan nanti diberikan kartu kuning yang menjelaskan bahwa anak tersebut masih dibawah umur.

Kartu Kuning Biometric untuk Anak dibawah Usia 6 Tahun



- Suntik Meningitis. Untuk bayi/toddler (dibawah 2 tahun) sendiri tidak wajib karena mereka sudah melakukan vaksin meningitisnya para bayi yaitu yang terkandung dalam vaksin HiB. Untuk menyakinkan kedutaan Arab Saudi, mintalah surat keterangan dari dsa (dokter anak) atau RS bahwa si anak sudah diberikan vaksin secara lengkap. Jadi jangan lupa vaksin ya ibu-ibu!

Nunggu giliran mama untuk suntik meningitis
- Visa. Tetap ya visa diterbitkan meskipun masih bayi atau toddler. Cukup berikan passport, kartu kuning, surat keterangan dokter, dan pas foto latar belakang putih kepada pihak travel yang menyelenggarakan. Visa pun mereka yang urus, kita tinggal terima beres.

Persiapan lainnya apa aja sih selain dokumen?

- Fisik. Harus yakin bahwa anak dalam keadaan sehat walafi'at, tidak sedang flu demam atau kondisi lemah. Karena cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan Indonesia, belum lagi jadwal disana sangat padat dan perjalanannya pun jauh. Jadi alangkah baiknya sebelum berangkat anak diberikan vitamin/ booster tambahan, check up juga ke dokter anak jangan lupa.

Orang Tua harus Kompak. Kenapa? Kalau lagi travelling gini nih artinya keadaan tidak sama seperti dirumah yang serba ada (terutama no nanny haha). Jadi kita harus kompak ya, siapa yang mandiin anak, nyuci peralatan makan dan minumnya, yang gendong pas lagi tawaf/sai/umroh, gantian pergi ke Masjid dan sebagainya. Jujur ajaaaaa kita sempet berantem disana haha.

- Packing nya Per Kategori. Ini gak wajib sih, tapi lebih baik dibikin per kategori karena cukup lama waktunya 9 hari, biar nyarinya gak pusing juga. Jadi ada kategori diapers, baju tidur, baju muslim, baju santai, kaos kaki, peralatan makan, snack udah dimasukin dalam 1 pouch/ ziplock juga bisa.

- Baby Carrier. Nah ini wajib banget dibawa ya kalau gak mau capek. Selama disana Carrier sangat ngebantu banget, kebetulan sejujurnya aku bukan tipe ibu babywearing gitu haha (kaku banget aku tuu), tapi ini ngebantu! Selama di Madinah/ Makkah apabila harus ke tempat rame/ tawaf, Arkeenan pasti langsung kugendong, diapun nyaman sampe ketiduran haha.

- Stroller. Ini gak wajib dibawa, tapi kalau mau dibawapun its okay. Kebetulan kami adalah pasangan #teamstroller jadi kemanapun pergi pasti dibawa haha. Yang jelas stroller cabin ya (yang bisa dilipet kecil dan beratnya +- 7kg). Pas ke pesawat aku yang gendong Arkeenan, papa nya yang gotong koper cabin beserta strollernya. Stroller pun kepake banget kalau mau sholat di halaman pelataran Masjid Nabawi/ Masjid Al-Haram, anak tinggal didudukin kasih cemilan, kitapun bisa sholat dengan tentram.

- On the go blanket. Ini item yang berguna banget sih untuk dibawa karena bisa dipake di carrier/ stroller. Kebetulan cuaca Madinah di bulan Februari cukup dingin (sekitar 13 derajat) belum lagi terkadang suka hujan. Jadi selimut ini lah penyelamatnya, ada hoodie nya juga, jadi bisa nutupin kepala si bayi.

- Obat-obatan dsb. Obat wajib dibawa yaaaa. Ini obat wajib versi ku: Parasetamol (Tempra), Obat batuk/flu, Vitamin (Apialys), Minyak Kutus-Kutus, Young Living Peppermint + Thieves, Thermometer wajib bawa ya. Semua obat yang kusebutin diatas berdasarkan resep dokter, jadi disesuaikan aja. Ini dibawa untuk jaga-jaga kalau terjadi apa-apa.. tapi Alhamdulillah semua aman terkendali.

Selanjutnya banyak berdoa semoga perjalanan lancar, semua sehat, dan tidak ada hambatan. Amiin. Bismillah, let's start the journey..