Pergi Umroh Bersama Toddler (Pt. 3)

Ya ampun untuk nulis lanjutan Umroh ini butuh berbulan-bulan bertahun-tahun banget hahaha soalnya aku tipe yang moodyan untuk nulis blog. Jadi, harus nunggu moodnya oke dulu haha. Yuk lanjut..

Assalamualaika ya Muhammad! Alhamdulillah perjalanan dari Jakarta - Madinah lancar sentausa. Sesampainya di Madinah proses imigrasi pun gak ribet, seperti biasa trik ku pasanglah muka se innocent mungkin haha. Prosesnya cuma scan sidik jari, kemudian untuk Arkeenan hanya di foto full face saja.

Selanjutnya proses pengambilan bagasi, ini juga gak ribet karena sudah ditangani semua oleh pihak travel. Saatnya menuju ke bus kemudian beristirahat di hotel.. yuhuu. Untuk keberangkatan Umroh kali ini, hotel yang kami pilih adalah bintang 5 yaitu, Rawda Royal Inn (Madinah). Sebenarnya kalau di Madinah bintang dalam hotel bukan berarti bagus dalam hal fasilitas atau kemewahan, tapi jarak dari hotel menuju Masjid Nabawi. Jadi hotel bintang 4 pun sudah cukup bagus dan dekat. Namun, dikarenakan kami membawa anak kecil, jadi kami memilih hotel yang lebih dekat lagi. Jadi memudahkan kami untuk bolak balik ke Masjid.

Arkeenan di pelataran Masjid Nabawi

MasyAllah TabarakAllah.. kota Madinah malam itu terasa dingin, kami melakukan Umroh pada bulan Januari, yang mana artinya suhu di kota Madinah berkisar antara 10 - 11 derajat, bahkan pada waktu Subuh bisa lebih dingin lagi, jangan lupa cek weather disana ya sebelum berangkat Umroh. Kami pun beristirahat di hotel, dan bersiap-siap untuk ibadah sholat Subuh keesokan harinya.

Bagi yang sudah pergi Umroh pasti tahu bahwa disetiap pintu Masjid Nabawi ada Askar (penjaga masjid) yang akan mengecek barang bawaan kita. Biasanya kalau bukan bulan puasa, makanan dan minuman tidak diperbolehkan masuk. Terus gimana dong kalau bawa anak? Biasanya kan kita perlu bawa susu & snack. Ternyata, boleh boleh aja dong.

Terus gimana sholatnya kalau bawa anak? Kebetulan Umroh kali ini aku bertiga sama suami dan ibuku. Di Masjid biasanya sholat bareng dengan ibuku, Arkeenan duduk bareng kami dan ketika waktunya sholat dia aku kasih snack dan buku bacaan biar anteng haha. Dan MasyAllahnya banyak yang ngasih coklat ke dia, rejeki ya nak haha.

Suasana di dalam Masjid Nabawi

Tapi ada juga waktu dimana aku hanya sholat berdua dengan Arkeenan.Terus gimana caranya? Biasanya kalau hanya berdua, kami sholat dipelataran Masjid saja. Jadi, Arkeenan aku dudukkin di strollernya sambil makan cemilan, dan anaknya anteng banget selama Ummanya sholat haha.

Di Madinah kami Ziarah ke banyak tempat. Dan makanan di hotelnya pun cocok sama lidah orang Indonesia, bahkan Arkeenan pun makan banyak banget dan aku selalu bawa bekal di tempat makannya.. kalau-kalau waktu Ziarah/ Sholat bentrok dengan jam makannya.

Oiyah ada tambahan tips dari ku untuk Ziarah ke Raudhah. Banyak banget yang bertanya, apakah bayi aman dibawa ke Raudah? Kemudian kegencet-gencet gak? Jawaban ku yakin bisa insyAllah dipermudah. Hari itu, aku udah wanti-wanti bilang ke suamiku kalau Arkeenan masih tidur dan rombongan sudah mau ke Raudhah aku ditinggal aja gpp.. gantian aja nanti. Alhamdulillah, masih rejeki ternyata ketika si bayi sudah bangun tidur.. rombonganku belum berangkat ke Raudhah.

Pas berangkat ke Raudhah aku menggunakan baby carrier untuk menggendong si bayi, niatannya supaya dia gak kabur-kaburan dan nempel terus sama aku. Kalaupun pas lagi sholat bisa sambil ku gendong. Seperti biasa Raudhah sore itu penuuuuh banget dengan orang, jadi rombongan kami pun harus mengantri menunggu masuk. Pas lagi ngantri, aku baru tau ternyata orang tua yang bawa bayi bisa lewat jalur khusus disable alias jalur priority. Aku pun langsung buru-buru cepat masuk ke dalam Raudhah, karena takut rombongan yang lain datang dan tergencet-gencet.

Alhamdulillah nya, aku dapet shaf paling depan. Tapi Arkeenan gimana? Gak mungkin aku sholat sambil gendong Arkeenan sambil desak-desakan. Ternyata aku dipermudah banget, tiba-tiba ada yang manggil namaku, yang ternyata adalah salah satu kenalan orang tua ku yang udah lama banget gak ketemu. "Kak Ariiiin, kak Arin.. ini anaknya? Sini aku gendong biar kakak sholat aja.." MasyAllah, Allahuakbar.. kuasa Allah. Akhirnya aku bisa sholat, berdoa, dan curhat ke Allah dengan khusyuk dan tenang..




Concert-moon, finally nonton Coldplay! (Pt. 1)

By the way cerita kali ini adalah salah satu pengalaman yang susah untuk dilupakan haha. Sepulangnya kita berdua honeymoon dari Bali, Coldplay mengumumkan akan mengadakan Tour di ASIA! Wohooo. Sebagai salah satu penggemarnya jujur seseneng itu. Tapi, ada juga perasaan sedikit hopeless.. takut gak dapet tiketnya..

Jadi ada beberapa tempat di Asia yang akan didatengin oleh Coldplay. Awalnya kami berniat untuk nonton yang di Singapore dengan berbagai pertimbangan yaitu dekat dari Indonesia, costnya pun pasti murah.. Tapi hal yang aku takutin beneran terjadi, day 1 penjualan tiket via web semua sold out!

Setelah hopeless dan pasrah haha.. salah satu temen kami menginfokan kalau Coldplay akan mengadakan konser juga di Bangkok. Wah kali ini gak boleh gagal.. And lucky us, day 1 penjualan tiket EH TERNYATA! Dapet dan yang kebeli tiket yang spotnya cukup bagus hahahaha! Yes, seneng banget.

Coldplay I'm comingggg!!!!

Oiyah karena aku tipe-tipe orang yang last minute jadi mendekati hari H belum juga beli tiket pesawat, belum booking hotel karena waktu itu lagi ribet-ribetnya ngurusin persiapan nikah juga hehe. Karena beli tiketnya dekat dengan hari konser jadi harga tiket direct ke Bangkok ternyata udah mahal banget haha! Untung gak kehabisan ide dan akhirnya mutusin untuk ke Bangkok lewat Vietnam, wow cukup ribet haha tapi karena harga tiketnya wajar banget. Dan aku mikir kayak nya jalur ini bakalan sepi dibanding lewat Malaysia atau Singapore, karena fans nya Coldplay itu luarrrr biasa buanyaknya.

Untuk hotel, karena kebetulan ada salah rombongan temenku yang nonton juga jadi aku ikut booking hotel bareng mereka..

Tiba juga di hari H.... jangan sedih, drama baru saja di mulai!
Hari itu harusnya flightku dari CGK ke KL adalah jam 14:10, kemudian ada connecting flight ke Vietnam transit semalam terus lanjut flight ke Bangkok. Ternyata malem hari sebelumnya ada email dari Air Asia yang menyatakan bahwa flight dari CGK ke KL di rescheduled.... wah dadakan banget! TERUS GIMANA NASIB CONNECTING FLIGHTnya?

Ini adalah selutuh flight yang aku booking untuk menuju Bangkok!
Flight barunya berubah jadi jam 18:55 PM dan sampai di KUL pukul 22:00 PM


Gak nyambung dong connecting flightnya?

Setelah melewati malam yang panjang dan tidur pun gak tenang, besok harinya aku mutusin untuk menyelesaikan semua nya di Airport. Datenglah kita pagi-pagi ke counter service Air Asia, dan ternyata ada 1 flight yang jamnya cocok dan nyambung dengan connecting flight kita ke Vietnam & Bangkok. Oke kita mutusin untuk beli tiket itu aja, tapi ternyata tiketnya udah habis!

Marah-marah kesana sini, pusing duduk di lantai bandara haha nanya solusi ke mas Air Asia gimana dong jalan keluarnya. Nunggu tanpa ada kepastian dan udah sedih aja ngebayangin gagal nonton Coldplay. Sedangkan waktu jalan terus :")

Akhirnya dapet juga solusi, kalau kita dimasukkan ke dalam waiting list pesawat tersebut dengan syarat apabila ada penumpang yang telat check in/ batal terbang baru kita terdaftar sebagai penumpang. Ini gambling banget ya, terus kalau gak ada yang telat atau cancelled gimana? Terpaksa harus diikhlaskan semuanya, akhirnya kita pasrahkan...

Ajak anak jalan-jalan pakai Traveloka Xperience!

Semenjak punya anak, setiap ada hari libur atau weekend yang ada dipikiran saya hanya.. mau ajak anak main kemana ya kali ini? Dikarenakan saya sibuk bekerja setiap hari nya, maka hari libur atau weekend adalah waktu yang pas untuk bermain dengan keluarga.

Saya adalah tipe ibu yang well prepared jadi kalau pergi kemana pun, termasuk pergi ke mall saja harus direncanakan dulu.. kegiatan apa nih yang mau kita lakukan? Seperti mau makan dimana, main dimana.. bagi saya merencanakan sesuatu membuat hal jauh lebih mudah. Seperti weekend kemarin saya mengajak anak saya untuk main ke Jakarta Aquarium. Tempat ini sudah menjadi salah satu bucket list kami. Pas banget bulan September lalu Traveloka mengadakan Epic Sale. Tidak hanya hotel dan tiket pesawat yang diskonnya Epic, tapi Xperience nya juga ikut Epic Sale. Sebelum saya bercerita lebih lanjut tentang Jakarta Aquarium, saya mau menjelaskan tentang Traveloka Xperience.

Traveloka Xperience adalah fitur yang sangat menarik dan memudahkan saya untuk merencanakan sesuatu. Jadi, apa sih sebenarnya Traveloka Xperience itu?




Nah sebelum ada Epic Sale ini saya emang udah ketagihan banget sama fitur Traveloka Xperience, soalnya ada 12 kategori yang bisa kita gunakan. Mulai dari atraksi, beauty & spa, playgrounds, entertainment, events, tour, movies, sports, transports, travel essentials, food & drink, classes & workshop. 

Saking kecanduannya sama fitur ini.. untuk potong rambut anak saya saja, bookingnya melalu Traveloka Xperience. Selain harga nya lebih murah karena promonya banyak, mudah banget cara penggunaannya. Apalagi jaman sekarang sebagai seorang ibu millenial..  efektif dan mudah adalah hal yang kami sukai, ya kan? hehe. Kalau ada yang mudah kenapa harus dibuat susah? Di Traveloka Xperience ini booking apapun sangat mudah dan saya pun bisa langsung cek harga tempat atau aktivitas yang saya mau lakukan.

Selain yang saya sebutkan diatas. Ada beberapa hal lain untuk menjadi alasan mengapa harus menggunakan Traveloka Xperience:


Dan semua kemudahan diatas sudah saya rasakan sendiri ketika #XperienceSeru berkunjung ke Jakarta Aquarium. Berdasarkan pengalaman saya jika kita berkunjung ke tempat wisata pada saat weekend, tempat membeli tiket akan penuh dengan antrian pengunjung.. bahkan kadang tiket sudah habis ditempat dan harga tiket pada saat weekend beda dengan hari biasanya. Untuk memastikan semuanya, saya membeli tiket Jakarta Aquarium jauh-jauh hari (pada saat Epic Sale) dengan harga Rp. 45,000 saja untuk tiket premium. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan jika saya harus membeli langsung ditempat dengan harga Rp. 200,000 untuk tiket weekend premium access.

Untuk pembayarannya pun banyak pilihannya; bisa lewat transfer antar bank, kartu kredit, dan juga paylater. Selain itu, proses redeemnya sendiri sangat mudah, hanya tinggal scan QR barcode di pintu masuk tanpa harus menukarkan tiket terlebih dahulu.


Sesampainya di Jakarta Aquarium, ternyata sudah banyak sign yang menunjukkan pintu masuk khusus pelanggan Traveloka Xperience; mulai dari standing banner cara penukarannya dan sign jalur khusus pelanggan Traveloka. Wah saya merasa dimudahkan banget. Gak kebayang kalau misalkan harus antri beli atau tukar tiket dulu anak saya pasti sudah cranky sambil menunggu.

Sesuai dengan syarat & ketentuan yang ada di aplikasi Traveloka kami mendapatkan lounge premium yang sudah disediakan minuman, voucher untuk penukaran foto dan juga tote bag. Berikut #XperienceSeru kami pada saat berkunjung ke Jakarta Aquarium kemarin..

"Wooooww fishhh..."


Semangat sekali melihat beragam ikan di Aquarium
Nah seru dan mudahkan? Buat kalian yang mau nyobain #XperienceSeru lainnya, berikut saya kasitau cara mudah untuk beli aktivitas di Traveloka Xperience:

1. Buka aplikasi Traveloka kalian kemudian pilih Xperience
2. Pastikan kategori apa yang akan kalian pilih. Untuk Jakarta Aquarium pilih kategori Attractions.
3. Selesai kan pembayaran, kemudian tiket akan muncul langsung di aplikasi Traveloka. Untuk redeemnya tinggal scan QR barcodenya deh.

Jadi mau cobain #XperienceSeru apa nih pakai Traveloka Xperience?

Pergi Umroh Bersama Toddler (Pt. 2)

Pernah denger gak kata-kata "Allah bukan memanggil orang yang mampu, melainkan memampukan orang yang dipanggil." Oleh karena itu mintalah untuk segera dipanggil beribadah ke Tanah Suci :)

Adem banget ya dengernya.

Persoalan Ibadah ini seharusnya menjadi hal yang mudah, tapi berbeda dengan di Indonesia, karena begitu semaraknya berita "Travel Umroh menipu Para Jamaah sejumlah xxx". Oleh karena itu sebagai orang awam yang tidak mengenal situasi di Tanah Arab sana, kita harus memilih  Travel yang terpercaya, aman dan nyaman. Kenapa harus terpercaya? Karena bisa aja udah dijanjiin pergi Umroh tanggal A, eh diundur jadi tanggal B karena ternyata Visa nya gak jadi, akhirnya batal. Kok harus Aman juga? Yaiyalah udah berangkat jauh-jauh ninggalin keluarga, eh taunya travel nya gak ada ijin, disana ditelantarkan. Kok nyaman sih? Nah nyaman ini dalam artian hotelnya jelas, pesawatnya jelas, akomodasinya juga sudah pasti ada.

Passport Holdernya bagus :D

Umroh bawa toddler pengennya nyaman, hotelnya enak, makanannya cocok.. Alhamdulillah, selama 9 hari ibadah kemarin kami menggunakan @nurmi_tour Travel yang sangat amanah. Bikin nyaman, bikin betah haha. 3x Umroh udah pasti pake travel ini. Walaupun sudah 3x pergi Umroh, semua perjalanannya terasa spesial, tapi yang paling spesial kali ini perginya bertiga bareng anak dan suami, Alhamdulillah.

Hari Ke-1
Kami terbang menggunakan pesawat Saudi Airlines pada pukul 17:00 WIB, sebelumnya ada acara manasik di Umroh Lounge bandara pukul 10:00 WIB. Pagi hari itu udah ribet banget ya, soalnya koper yang belum selesai di packing udah diangkut suami ke bandara. Ampuun! Belum lagi ngurus toddler yang udah bisa lari kesana-sini. Tapi Alhamdulillah, perjalanan sampai ke bandara lancar.

Tips 1: Info ke pihak travel untuk request seat pesawat. Dari awal keberangkatan aku udah request mau duduk di seat yang depan, biar bisa minta bassinet (tempat tidur bayi di pesawat). Selain itu space kakinya juga lega jadi si anak bisa jalan kesana kemari. Dekat ke tempat pramugari dan kamar mandi, jadi gak susah kalau harus bolak balik minta ini itu.

Nah ini space kakinya lega kan, sampe si bayi bisa merangkak haha

Tidur di Bassinet :)
By the way untuk stroller, karena punya ku ukuran cabin jadi tidak dimasukkan ke bagasi ya. Dari proses masuk imigrasi sampai ke ruang tunggu, kami menggunakan stroller. Cuma pas sampai gate pesawat, disuruh titipin ke pramugarinya. Yo wes nurut aja, jangan lupa minta label airlines nya juga ya..

Segala hal sudah dipersiapkan begitupun mental dan waktunya boarding pun tiba.. Perjalanan Jakarta - Madinah kira-kira 9hrs++, Bismillahirahmanirrahim. Tips 2: Oiyah ini juga penting kalau bawa anak, cek ke travel apakah penerbangannya landing di Madinah/ Jeddah. Soalnya lumayan ngurangin waktu perjalanan :). Kalau landing Jeddah, jarak dari JED ke MAD itu 5 jam lewat darat...

Apa aja yang harus dibawa ditas cabin untuk toddler? Ini versiku ya:
- 2 baju ganti (1 baju tidur, 1 lagi baju bebas *aku bawa celana chino + baju koko)
- Jaket
- 5 diapers (terlalu prepare *haha)
- Travel Amenities (Minyak Telon, Sabun, Cologne, dsb)
- Feeding Set (Botol susu, Botol minum dll)
- Snacks, Susu UHT
- Travel Blanket
- Travel Pillow
- Mainan (Ipad, buku bacaan, boneka)

Di cabin aku bawa 1 diaper bag, sama 1 koper cabin


Jadi kira-kira kegiatan apa aja yang bisa dilakukan toddler dipesawat? 
Tips 3: Setelah boarding hal yang dilakukan adalah ganti baju si bayi dengan baju tidur yang nyaman.. siapin peralatan tidurnya kalau Arkeenan ada selimut khusus + bonekanya haha. Mulai deh siap2in susu nya, snacknya, ipad dll.

Masuk pesawat langsung ngemil. Kebetulan dapat 1 kursi kosong :D
Beberapa jam pertama aman banget, karena cuma ngemil sama nonton TV, puas-puasin dulu pake fasilitas yang ada di pesawat. Kemudian mulai bosen, lari-larian dipesawat, manjat-manjat bangku.. ya ampuun. Kalau suasana sudah tidak kondusif, mulai keluarkan ipad untuk main game. Lumayan ngebantu :)

Ada selimut, boneka, travel pillow, pacifier, jaket, dan Ipad :)



Bangun tidur, mulai aktif minta jalan-jalan

Mulai ngerengek minta gendong papa keliling lorong :)








Nangis gak selama perjalanan? Alhamdulillah gak nangis sama sekali. Pinter banget, dari awal udah afirmasi positif kalau Arkeenan anteng, nyaman, dan tenang. Untuk makanan gimana? Biasanya kalau infant (sebutan dipesawat untuk dibawah 2 tahun) dikasih instant meal merk Heinz 2 buah. Selain itu aku juga tawarin makananku yang kira-kira aman dimakan (contoh: omelette/ roti).

Ganti diapers nya ribet gak? haha nah ini salah satu yang bikin aku was-was. Alhamdulillah lancar, meskipun kita bertiga sempit-sempitan di toilet, lucu kalau dinget-inget. Tapi aman kok, inget tips dari blogpost ku sebelumnya, harus kompak!

Setelah perjalanan panjang yang diisi dengan makan, nonton, main sama si bayi, tidur.. kami pun tiba di Madinah :) Oiyah sebelum landing jangan lupa baju tidurnya diganti dulu ya..

Welcome to Prince Abdul Aziz Airport, Madinah


Pergi Umroh Bersama Toddler (Pt. 1)


Sebagai seorang nenek yang pengen banget ajak cucu nya pergi Umroh, mama ku dengan yakin nya bilang, "Umroh yuk pake @nurmi_tour, ajak Arkeenan ya.. (si bayi yang usianya sudah 13 bulan). Umurnya sudah pas, passport juga sudah punya. Nunggu apalagi?"

Aku ini salah satu tipe ibu-ibu yang banyak pertimbangan, cukup disiplin dalam hal urusan anak. Kalau kata mama ku sih ibu-ibu rese hahaha. Contohnya: gak akan pergi naik pesawat kalau gak penting-penting amat, makanan anak benar-benar diperhatikan (gak asal makanan/ minuman yang masuk, banyak larangannya ups), mudik ke Jawa naik mobil aja syaratnya ribet banget biar jadi, haha maaf ya.

Maka dari itu ketika mamaku mengajak pergi Umroh, cukup banyak pertimbanganku, kalau sendiri sih langsung aku Iyain. Yang menjadi pertimbangan diantaranya adalah penerbangan jarak jauh, cocok atau tidak makanannya (apalagi kalau lagi travelling biasanya Arkeenan agak susah makan), dan repot gak ya disana. Tapi akhirnya jadiin aja yuk, perginya pun bertiga dengan suami. Bismillah dulu aja deh, yakin pasti dipermudah :)

Jadi hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan bersama Toddler?
Untuk dokumen:

- Passport. Ini wajib ya walaupun usia bayi atau pun toddler seperti Arkeenan (13m), passport tetap dibutuhkan. Cara pembuatannya bisa di googling sendiri ya. Kebetulan passport sudah kami buatkan dari usia 3 bulan. Atau jika belum punya, bisa hubungi pihak travel untuk dibantu pembuatannya.

Passportku dan si bayi
- Biometric. Nah ini persyaratan baru dari kedutaan Arab Saudi, apabila bagi WNI yang mau melaksanakan Umroh diwajibkan untuk melakukan Biometric atau Perekaman sidik jarik. Terus untuk bayi/ toddler bagaimana? Tidak wajib apabila usianya dibawah 6 tahun. Orang tuanya hanya perlu membawa passport anak, dan nanti diberikan kartu kuning yang menjelaskan bahwa anak tersebut masih dibawah umur.

Kartu Kuning Biometric untuk Anak dibawah Usia 6 Tahun



- Suntik Meningitis. Untuk bayi/toddler (dibawah 2 tahun) sendiri tidak wajib karena mereka sudah melakukan vaksin meningitisnya para bayi yaitu yang terkandung dalam vaksin HiB. Untuk menyakinkan kedutaan Arab Saudi, mintalah surat keterangan dari dsa (dokter anak) atau RS bahwa si anak sudah diberikan vaksin secara lengkap. Jadi jangan lupa vaksin ya ibu-ibu!

Nunggu giliran mama untuk suntik meningitis
- Visa. Tetap ya visa diterbitkan meskipun masih bayi atau toddler. Cukup berikan passport, kartu kuning, surat keterangan dokter, dan pas foto latar belakang putih kepada pihak travel yang menyelenggarakan. Visa pun mereka yang urus, kita tinggal terima beres.

Persiapan lainnya apa aja sih selain dokumen?

- Fisik. Harus yakin bahwa anak dalam keadaan sehat walafi'at, tidak sedang flu demam atau kondisi lemah. Karena cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan Indonesia, belum lagi jadwal disana sangat padat dan perjalanannya pun jauh. Jadi alangkah baiknya sebelum berangkat anak diberikan vitamin/ booster tambahan, check up juga ke dokter anak jangan lupa.

Orang Tua harus Kompak. Kenapa? Kalau lagi travelling gini nih artinya keadaan tidak sama seperti dirumah yang serba ada (terutama no nanny haha). Jadi kita harus kompak ya, siapa yang mandiin anak, nyuci peralatan makan dan minumnya, yang gendong pas lagi tawaf/sai/umroh, gantian pergi ke Masjid dan sebagainya. Jujur ajaaaaa kita sempet berantem disana haha.

- Packing nya Per Kategori. Ini gak wajib sih, tapi lebih baik dibikin per kategori karena cukup lama waktunya 9 hari, biar nyarinya gak pusing juga. Jadi ada kategori diapers, baju tidur, baju muslim, baju santai, kaos kaki, peralatan makan, snack udah dimasukin dalam 1 pouch/ ziplock juga bisa.

- Baby Carrier. Nah ini wajib banget dibawa ya kalau gak mau capek. Selama disana Carrier sangat ngebantu banget, kebetulan sejujurnya aku bukan tipe ibu babywearing gitu haha (kaku banget aku tuu), tapi ini ngebantu! Selama di Madinah/ Makkah apabila harus ke tempat rame/ tawaf, Arkeenan pasti langsung kugendong, diapun nyaman sampe ketiduran haha.

- Stroller. Ini gak wajib dibawa, tapi kalau mau dibawapun its okay. Kebetulan kami adalah pasangan #teamstroller jadi kemanapun pergi pasti dibawa haha. Yang jelas stroller cabin ya (yang bisa dilipet kecil dan beratnya +- 7kg). Pas ke pesawat aku yang gendong Arkeenan, papa nya yang gotong koper cabin beserta strollernya. Stroller pun kepake banget kalau mau sholat di halaman pelataran Masjid Nabawi/ Masjid Al-Haram, anak tinggal didudukin kasih cemilan, kitapun bisa sholat dengan tentram.

- On the go blanket. Ini item yang berguna banget sih untuk dibawa karena bisa dipake di carrier/ stroller. Kebetulan cuaca Madinah di bulan Februari cukup dingin (sekitar 13 derajat) belum lagi terkadang suka hujan. Jadi selimut ini lah penyelamatnya, ada hoodie nya juga, jadi bisa nutupin kepala si bayi.

- Obat-obatan dsb. Obat wajib dibawa yaaaa. Ini obat wajib versi ku: Parasetamol (Tempra), Obat batuk/flu, Vitamin (Apialys), Minyak Kutus-Kutus, Young Living Peppermint + Thieves, Thermometer wajib bawa ya. Semua obat yang kusebutin diatas berdasarkan resep dokter, jadi disesuaikan aja. Ini dibawa untuk jaga-jaga kalau terjadi apa-apa.. tapi Alhamdulillah semua aman terkendali.

Selanjutnya banyak berdoa semoga perjalanan lancar, semua sehat, dan tidak ada hambatan. Amiin. Bismillah, let's start the journey..

Bali Trip After Marriage #KisahArinDear

Rasa-rasanya masih banyak hutang untuk bikin blog post mengenai pesta pernikahan haha, tapi kok kayaknya enak di skip dulu nunggu mood nya pas. Jadi, untuk blogpost hari ini mari membahas mengenai Honeymoon! Yay.

Bagi pasangan yang baru menikah, fase honeymoon adalah hal yang penting haha. Karena disinilah kalian ngerasain yang namanya pergi trip bareng berdua untuk pertama kalinya. Belum lagi kalau tema honeymoon kalian macem "get lost in a country" or "adventurous trip" atau juga "backpacker-an" nah makin-makin deh tuh diuji untuk saling kenal sifat asli pasangan masing-masing haha.

Biasanya honeymoon ini direncanain pasangan jauh-jauh sebelum menikah. But, not for us. Entah kenapa saking sibuknya ngurusin persiapan nikah kita jadi males untuk pergi honeymoon. Like seriously, selain males ternyata budget kita udah kepake untuk ngurusin hal yang lainnya. Haha sedih ya.. :")

Eits tapi ya gak afdol pastinya untuk newlywed gak pergi honeymoon. Luckily, sahabatku tetehkuuu ngasih hadiah yang tak di duga-duga (asli aku gak nyangka loh teh haha) dikasih penginapan hotel untuk honeymoon 3 hari 2 malem di Bali. Alhamdulillah..

You know exactly what i NEED!

Akhirnya besok harinya setelah resepsi langsung iseng cek-cek tiket murah ke Bali, eh dapet dong tanggal yang di mau! Berangkat lah kita berdua ke Bali.

Trip nya spontan aja, itinerary nya juga gak direncanain. Agak susah sih untuk seorang Virgo semacam diriku ini haha *genggeus.

Day 1
Dikarenakan pesawat kita nyampenya malem jadi kita mutusin untuk nginep di hotel budget. Ya.. udah berduaan ini, mau nginep dimana juga ya enjoy aja ya gak sih haha.

Day 2
Nah paginya kita mutusin untuk sewa mobil, walaupun belum tau bakalan kepake banget apa gak. Habis check out dari POP! Hotel kita langsung menuju The Kirana Ungasan, Badung. Hotel ini ternyata tergolong masih baru banget, tapi tempatnya baguuuus! Suka sih sama konsepnya, jadi model kamarnya itu semacam cottage panggung dari bambu/ jerami gitu dengan infinity pool. Di bagian bawahnya ada kayak saung buat kita santai. Untuk cottage nya sendiri cuma ada 5, jadi ekslusif banget lah ya buat honeymoon haha sepi cuy.

Sehabis check in kita leyeh-leyeh dulu di hotel, nikmatin fasilitas yang ada. Nah sore harinya baru deh main-main ke La Laguna, sekalian birthday dinner suamiku (cie su a mi).

Day 3
Pagi-pagi sarapan terus foto-foto di area hotel. Area hotelnya instagramable banget haha. Tapi nyesel sih waktu itu gak bawa kamera, habis trip nya spontan jadi packing nya pun buru-buruu :") Siang harinya setelah nyari info sana sini kita mutusin untuk lunch di Kim Soo! Suka banget sama tempatnya, makanannya juga enak. Recommended!

Selesai makan siang, waktunya untuk menikmati dessert di Gusto Gelato. Our favorite ice cream shop... or should i say the only ice cream shop that we know? Haha. Next time, harus cobain yang lain kali yaa... Sisa waktu pada hari itu kita habiskan untuk silaturahmi ke rumah saudara di Kerobokan dan sore nya main-main ke pantai sambil liat sunset di La Plancha (bukan tempat favoritku sih, tapi ya okelah..)

Day 4
Pagi hari yang grasak grusuk banget hahaha karena kita gak sempet sarapan harus ngejar flight pagi hari itu..

Jadi trip ke Bali kali ini emang agak nyantai, yang penting berdua terus! :D
Hopefully next time bisa pergi bertiga..

View dari cottage, infinity pool
Cuma dikit kan Cottagenya?
Suka banget sama Cafe ini; suasananya, makanannya...
Yummy!

#KisahArinDear - Pt. 3 (Bridesmaid)

Seperti janji ku di post sebelumnya kali ini aku mau bahas mengenai Box Bridesmaids. Dikarenakan bridesmaid ini terdiri dari teman-teman terdekatku, maka dari itu aku mau nyiapin secara personal. Buatku ini menjadi salah satu persiapan yang menyenangkan sih. Karena aku ngebayangin teman dekatku berjejer rapi pakai seragam dan terlihat cantik di hari H.

Untuk pembagian box bridesmaids ini sebenarnya aku sudah punya banyak ide mau seperti apa. Aku juga sering banget browsing ide di pinterest. Namun apa daya ternyata menjelang hari H banyak banget persiapan yang harus aku urusin. Akhirnya, box bridesmaids yang kuberikan seadanya huhu. Tapi mudah-mudahan tidak mengurangi rasa spesial nya mereka di hatiku haha :p

Jadi dari awal emang aku udah niat banget, mau kasih box warna navy mix dengan warna gold. Tapi bayanganku box nya berbahan dasar dope.. tapi ternyata yang datang malah glossy. Tapi untungnya masih tetap bagus dan sesuai seleraku.

Di dalam box nya aku taruh bahan seragam, kartu permintaan, detail acara dan souvenir rangkaian acara pernikahanku.



























Untuk box nya sendiri aku pesan online, proses nya sekitar 2 minggu. Jadi yang mau custom box pesannya jauh-jauh hari ya biar gak mepet!

Begitu teman-temanku terima box nya mereka excited bangeeeeeeet haha, langsung deh mereka sibuk update di insta story haha. <3

Untuk bahan seragamnya aku ambil tema nya warna biru dan dipadupadankan dengan kain batik motif sunda. Karena tema pernikahan aku tone colournya ada biru, tosca dan hijau dengan adat sunda. Kalau model nya terserah mereka untuk berkreasi.

Dan taaa-daaaa ini foto sebagian bridesmaidku pas acara kemarin:


#KisahArinDear - Pt. 3 (Box Serbaguna!)

Sebenarnya untuk part ini aku agak bingung mau ngasih judul apa. Tapi intinya pas acara nikahanku kemarin, aku bikin beberapa box customized. Ada macam-macam box; mulai dari box untuk bridesmaid dan box serbaguna untuk seragam keluarga/souvenir VIP. Buatku sesuatu yang customized itu bikin bahagia dan ngerasa spesial. Oleh karena itu aku juga mau bikin sesuatu yang simpel tapi berkesan untuk keluarga, tamu dan para bridesmaid-ku.

Aku akan bahas mengenai box serbaguna dulu. Jadi awal mulanya aku bikin box ini karena aku nemu akun instagram lucu yang bisa bikin box customized. Terus aku langsung punya ide, kenapa gak aku pesen dulu aja. Mungkin aja bisa kepakai nantinya (me being impulsive all the time haha)

Dan tante ku bilang, kalau box nya bisa dipakai untuk ngasih seragam ke keluarga nanti (betul juga ya). Karena biar gimanapun keluarga besar akan banyak terlibat diacara, jadi anggapannya biar lebih sopan untuk meminta mereka untuk "direpotin" pas acara ku nanti. Box nya juga bisa jadi kenang-kenangan deh :p

Gak cuma box aja, aku juga nambahin kartu yang berisi permintaanku agar mereka bersedia untuk pakai seragam dan dandan yang rapi nanti (dalam bahasa sunda tentunya! haha, biar agak unik aja sih). Dan beberapa kartu lainnya yang berisi tentang detail acara akad & resepsi nanti.

Box ini pun juga kepakai untuk ngasih souvenir VIP pas aku pengajian & resepsi, yang isinya beberapa souvenir dari rangkaian acara pernikahanku (pengajian, siraman, resepsi) sayangnya aku lupa untuk foto detailsnya huhu.










Untuk box nya aku pesen di @ribbonpaperie, kalau gak salah mereka sudah punya template design sendiri jadi kamu cuma perlu kasitau tone colour tema pernikahanmu nanti dipilih design yang sesuai. Atau bisa juga request box dengan tema minang (jika kamu memakai adat minang). Tips dari aku kalau pesen box ini harus dari jauh-jauh hari, karena gak bisa dadakan. Kemarin aku mesennya dadakan, agak panik juga sih takut belum jadi sesuai dengan tanggal yang aku mau. Untungnya bisa ke kejar. Oiyah, kalau kamu pay attention to detail, box ini terbuat dari art carton. Jadi, make sure ya ini box yang kamu butuhin/ enggak. Karena untuk bridesmaid aku pilih box yang agak tebal (akan aku bahas di blog post selanjutnya).

Kalau kartu nya aku design, cetak, dan pilih sendiri tipe kertasnya. Jadi berasa lebih spesial. Dan emang pengen aja design sendiri haha + hemat juga ya kan.

By the way, baru aja ngecek IG nya @ribbonpaperie dan baru sadar kalau box pesenan ku di post :p





#KisahArinDear - Pt. 2 (Undangan)

Aku gak akan bahas dengan details blueprint perencanaan pernikahan #KisahArinDear. Cuma ada beberapa hal yang akan dibahas khusus di blog ini. Karena ya emang bikinnya terjun langsung dan hasilnya sesuai yang aku mau. Jadi rasanya penting untuk di post buat kenang-kenangan! Haha

Kali ini aku akan bahas mengenai Undangan Pernikahan. Mungkin buat sebagian orang ini bisa jadi hal yang penting dan gak penting. Karena ya ujung-ujungnya pasti dibuang. Tapi buatku first impression itu penting loh haha, dan entah kenapa suka aja ngeliatin undangan pernikahan orang-orang. Kalau bagus, mungkin aja bisa jadi inspirasi buat orang lain :)

Awalnya belum kepikiran mau bikin undangan dengan tema seperti apa dan bikin dimana. Sempat cari-cari vendor di instagram dan udah survei juga, tapi ternyata budget nya gak masuk huhu. Diskusi deh sama teman-teman, katanya bikin undangan yang bagus di pasar tebet. Ternyata oh ternyata banyak banget vendor undangan disana.

Tapi sebelum kesana langsung aku sempet googling nyari rekomendasi toko undangan yang bagus, supaya nanti udah tau toko-toko mana saja yang mau didatengin. Ada beberapa vendor yang terkenal di pasar tebet, duh jujur lupa nama-namanya haha (gak ngebantu ya kakaa). Pada akhirnya aku pun jatuh cinta sama ByAnt's! Awalnya aku dateng ke toko satunya dulu namanya ByBee's dan ternyata mereka satu grup haha.

Di ByAnt's ada beberapa contoh undangan di display, dan ada satu yang sangat menarik. Undangan dengan tema jawa gitu tapi ada karikatur pengantinnya, baguus banget! Duh naksir. Langsung deh saya request mau bikin yang mirip kayak gitu tapi tema, font, dan karikaturnya di ganti semua. Untuk karikatur nya saya pesan di @pinksuits, sangat recommended.

Ini deh hasil undangan kolaborasi antara designku, byants dan pinksuits:






















Untuk review vendor sendiri menurutku ByAnt's sangat profesional dan juga responsif. Dan yang penting mereka juga gak ngaret! Ada kendala apapun dikomunikasikan ke kliennya secara terbuka. Karena banyak ya vendor undangan yang ngaret sampe bikin emosi. ByAnt's juga fleksibel, mereka bisa bikin undangan sesuai request kita dan juga ngasih pendapat mulai dari pemilihan kertas dan warna undangan yang cocok. Apalagi sebagai seorang Virgo (yang sok perfeksionis), aku klien yang cukup ribet hehe. Bahkan sebelum undangannya dicetak pun, kita bisa test warna. Apakah warna yang kita pilih cocok dengan kertas yang kita inginkan.

Meskipun undangan nya ujung-ujungnya dibuang, tapi aku tetep puas sih sama undangan yang aku buat. Dan menurutku bikin design undangan itu nagih haha, apalagi pemilihan font dll nya.. my  kind of thing, duh! Bikin undangan ini lumayan nyita waktu haha karena pengen terjun langsung ngeliat prosesnya. Padahal waktu itu udah ada vendor yang kerjasama dengan WO, tapi kurang sreg. Hikmahnya, sambil cek undangan bisa mampir makan bakmi yunus deh haha :p

Semoga blog post ini bermanfaat ya buat yang lagi pusing nyari vendor undangan!