"We do the best we can in a small town.. Act like big city kids when the sun goes down" lirik lagu
Coffee by Copeland terngiang-ngiang di kepala saya begitu tahu bahwa Copeland akan melakukan reuni konser di Bandung. Sebelumnya, saya memang tidak berencana untuk pergi keluar kota dalam waktu dekat. Namun, dikarenakan salah satu seorang teman memberikan tiket Kampoeng Jazz; acara musik yang diadakan oleh anak Unpad. Akhirnya saya pun memutuskan untuk pergi ke Bandung menonton Copeland.
Alhasil untuk trip ke Bandung kali ini, kita gak bikin itinerary sama sekali! Yaudah ikutin flow aja deh haha. Tapi, masa udah ke Bandung gak jalan kemana-mana?
 |
| Copeland - Coffee |
Sehari setelah acara Kampoeng Jazz, kami bertujuh memutuskan untuk pergi ke salah satu kafe populer di Bandung. Ada salah satu kafe yang sedang terkenal pada saat itu, namanya, Armor Kopi. Untuk mencari Armor Kopi ini tidak begitu susah, karena terletak di dalam kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda. Sayangnya pada saat kami tiba di Tahura kedua lahan parkiranya sudah sangat penuh dan tiba-tiba pun turun hujan.
Dikarenakan Armor Kopi adalah kafe outdoor dan cuaca sedang hujan, maka kami pun memutuskan untuk mencari kafe lain yang tidak jauh lokasinya dari Tahura.
Cek di Zomato ada rekomendasi kafe yang enak namanya, Warung Salse. Setelah mencari informasi di Instagram ternyata Warung Salse ini merupakan salah satu tempat yang sedang hits dikalangan remaja Bandung. Dikarenakan suasanya adem, kemudian tempatnya bagus untuk foto-foto, makanannya murah dan enak, cocok untuk tempat hangout bareng sahabat.
Warung Salse ini terdiri dari 3 lantai. Lantai ketiga cukup menarik, karena ada jendela warna-warni besar yang bisa digunakan untuk background foto. Sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar karena terlalu excited untuk turun ke lantai dua.
Selain tempat makan, Warung Salse ini juga mempunyai tempat penginapan yang disebut Villatel Salse. Lokasinya tepat didalam Warung Salse.
 |
| Lantai dua |
 |
| Tangga menuju lantai satu |
|
|
 |
| Lucu dindingnya warna warni |
 |
| Suasa di lantai satu yang adem |
Setelah makan siang, kami pun memutuskan untuk berkeliling melihat-lihat suasana Warung Salse. Dan tenyata tempat nya besar juga. Di Villatel Salse sendiri disediakan fasilitas Jacuzzi untuk tamu yang menginap. Suasananya adem dan bikin betah.
 |
| Jacuzzi untuk para tamu Villatel Salse |
 |
| Villatel Salse | | |
|
 |
| Salah satu meeting room di Area Warung Salse |
|
|
 |
| Tangga menuju meeting room |
Untuk menginap di Villatel Salse tidak sampai membuat kita merogoh kroscek dalam loh. Pada saat itu harga nya sekitar 500 - 700 ribu rupiah. Dan untuk makan di Warung Salse sendiri kita hanya perlu menghabiskan uang sekitar 10 - 200ribu rupiah.
 |
| Menu Warung Salse |
Note:
All the pictures was taken with Canon EOS M10
No comments:
Post a Comment